Sejarah
Menyimpulkan perkembangan awal sosiologi sebagai ilmu sosial.
Pelajari sejarah lahirnya sosiologi, tokoh-tokoh penting, objek kajian, ciri sosiologi sebagai ilmu, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Empat fokus utama pembelajaran Bab 1.
Menyimpulkan perkembangan awal sosiologi sebagai ilmu sosial.
Memerinci konsep dan gagasan pokok dalam kajian sosiologi.
Membedakan fakta sosial, definisi sosial, dan perilaku sosial.
Menjelaskan peran sosiologi dalam memahami dan memecahkan masalah masyarakat.
Sosiologi berkembang melalui usaha memahami masyarakat secara sistematis dan berdasarkan pengamatan.
Menyatakan sosiologi sebagai ilmu tentang gejala sosial yang harus dibangun melalui pengamatan masyarakat, bukan dugaan.
Melalui The Rules of Sociological Method, ia memperjelas metodologi sosiologi dan menegaskan fakta sosial sebagai objek kajian.
Mempraktikkan konsep kepemimpinan dan kekeluargaan dalam pendidikan Taman Siswa melalui semboyan ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.
Perubahan masyarakat menimbulkan pertanyaan baru: mengapa aturan sosial terbentuk, mengapa konflik terjadi, dan bagaimana kehidupan bersama dapat dipahami secara ilmiah?
Ketika pola komunikasi siswa berubah karena media sosial, sosiologi tidak langsung menilai baik atau buruk. Sosiologi mengamati pola, penyebab, dan dampaknya bagi hubungan sosial.
Ketuk kartu untuk membalik dan melihat contoh penerapannya.
Berdasarkan hasil observasi terhadap kenyataan sosial.
Ketuk untuk contohPeneliti mengamati langsung kebiasaan belajar siswa dan mengumpulkan data, bukan sekadar menebak.
Menyusun hubungan logis dan sebab akibat dari hasil observasi.
Ketuk untuk contohData tentang perundungan dianalisis untuk menjelaskan hubungan antara kelompok pertemanan dan perilaku siswa.
Teori baru memperbaiki, memperluas, atau memperhalus teori lama.
Ketuk untuk contohPenelitian media sosial mengembangkan teori interaksi yang sebelumnya digunakan pada komunikasi tatap muka.
Tidak menilai fakta sebagai baik atau buruk, tetapi menjelaskannya secara analitis.
Ketuk untuk contohSosiolog menjelaskan penyebab tawuran berdasarkan data dan kondisi sosial, bukan hanya memberi cap βnakalβ.
Fokusnya adalah hubungan dan proses yang muncul dalam kehidupan bersama.
Hubungan timbal balik antarmanusia, hubungan individu dengan kelompok, serta hubungan antarkelompok.
Proses yang timbul dari hubungan tersebut, misalnya kerja sama, persaingan, konflik, penyesuaian, dan perubahan sosial.
Pilih situasi untuk melihat bagaimana sosiolog mengkajinya.
Menurut George Ritzer, sosiologi memiliki beberapa paradigma untuk memahami masyarakat.
Mengkaji struktur, norma, pranata, nilai, dan gagasan yang memengaruhi individu.
Mengkaji makna yang diberikan individu terhadap tindakan dan interaksi sosial.
Mengkaji perilaku individu, termasuk pengaruh penghargaan dan hukuman terhadap tindakan berikutnya.
Pengetahuan sosiologi dapat digunakan dalam pembangunan, penelitian, kebijakan, dan pendidikan.
Menyediakan data sosial untuk perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembangunan.
Menghasilkan data untuk menyusun penyelesaian masalah sosial.
Menjadi basis data bagi kebijakan publik dan pemberdayaan kelompok masyarakat.
Mengajarkan dan mengembangkan ilmu sosiologi melalui contoh nyata di masyarakat.
Jawab lima pertanyaan untuk melihat skor akhir.
Soal 1 dari 5